Jumat, 21 September 2018


    Mari kita Mempelajari
   Algoritma Dan Pemograman
Tentang
OPERAND  DAN OPERATOR

OPERAND
    Operand adalah sebuah objek yang ada pada operasi matematika yang dapat digunakan untuk melakukan operasi. Operand atau operator dalam bahasa C berbentuk simbol bukan berbentuk keyword atau kata yang biasa ada di bahasa pemrograman lain. Simbol yang digunakan bukan karakter yang ada dalam abjad tapi ada pada keyboard kita seperti+ =,<,>,* dan suatu variabel ( angka atau karakter ) yang akan dioperasikan/diproses oleh operator untuk mengetahui hasil.
JENIS-JENIS OPERAND
Instruksi mesin melakukan operasi terhadap data. Pada umumnya data dikategorikan ke dalam angka, karakter dan data logika sebagai berikut:
a.    Angka
Semua operasi pada internal komputer berupa data biner, namun user berinteraksi dengan  bilangan desimal. Bilangan desimal direpresentasikan dalam 4 bit kode biner Umunya terdapat tiga tipe data angka :
1.        Binary integer
2.        Binary floating point
3.        Desimal
Semua operasi pada internal komputer berupa data biner, namun user berinteraksi dengan bilangan desimal. Maka perlu dilakukan konversi dari desimal ke bilangan biner pada input dan konversi dari biner ke desmimal pada output. Bilangan desimal direpresentasikan dalam 4 bit kode biner maka 0=0000, 1=0001,...,8=1000, 9=1001. Sedangkan untuk desimal 246 = 0000 0010 0100 0110. Untuk bilangan negatif direpresentasikan dengan 4 bit yang diletakkan pada awal atau akhir string. Standar tanda yang digunakan adalah 1100 untuk bilangan positif dan 1101 untuk tanda bilangan negatif.

b.    Karakter
Umumnya bentuk data adalah teks atau kumpulan karakter, Sedangkan sistem komputer didesain untuk data biner. Maka sejumlah kode dalam urutan bit perlu di tentukan untuk merepresentasikan sebuah karakter.
c.    Data Logika

Pada umumnya setiap word atau yang lain merupakan satu unit data yang masing masing unit data memiliki nilai 0 atau 1. Ketika dipandang dengan cara ini, maka data tersebut dianggap sebagai data logika. Data logika hanya bernilai true “1” atau false “0”.





OPERATOR
Operator adalah symbol-symbol khusus yang digunakan untuk mengoprasikan suatu nilai data (operand).
Contoh Operator adalah:
-          Tanda Tambah (+)
-          Tanda Kurang (-)
-          Tanda Kali (*)
-          Tanda Bagi (:)



Jenis Operator Berdasarkan Jumlah Operand:
Berdasarkan jumlah operand, operator dapat dibedakan menjadi 3, yaitu :
1.      Operator Unary
Adalah operator yang hanya memiliki 1 operand.
Contoh :
+    à  membuat nilai positif      :  +7
 -   
à  membuat nilai negatif     :  -7
2.      Operator Binary
Adalah operator yang memiliki 2 operand. Operator jenis ini adalah yang paling banyak digunakan.
Contoh :
5 × 2  atau  10/3  atau 8 – 4  atau  1 + 7
3.      Operator Ternary
       Adalah operator yang memiliki 3 operand, yaitu operator kondisi “ ?” dan “ : “.
     Contoh :( 6 x 1 ) + 2n=(n%2==0)?n/2:3*n+1;     à        if(n%2==0){n=n/2;}else{n=3*n+1;}

Beberapa operator yang umum disediakan oleh bangsa pemrograman QBasic adalah:
1.      Operator Aritmatika
Digunaka untuk mengoperasikan data-data numeric seperti penjumlahan, perkalian, pembagian, dan sebagainya.

SIMBOL
FUNGSI
˄
Pemangkatan
*
Perkalian
/
Pembagian
\
Pembagian integer
%
Sisa pembagian (modulus)
+
Penjumlahan
-
Pengurangan

Contoh:
//praktikum untuk operasi aritmatika:+,-,*,/
#include<iostream>
using namespace std;
int main()//fungsi
{
int bilg1, bilg2, hasiljumlah, hasilkurang;
cout<<"Masukkan bilangan 1=";
cin>>bilg1;
cout<<"Masukkan bilangan 2=";
cin>>bilg2;

hasiljumlah=bilg1+bilg2;
hasilkurang=bilg1-bilg2;

cout<<"Hasil dari"<<bilg1<<"+"<<bilg2<<"="<<hasiljumlah<<"\n";
cout<<"Hasil dari"<<bilg1<<"-"<<bilg2<<"-"<<hasilkurang<<endl;

return 0;
}


1.      Hirarki Perhitungan
Hirarki operator aritmatika adalah operator yang perpangkatan dan tanda kurung dengan lambang operator.
Berikut ini urutan/hirarki operator aritmatika dari urutan tertinggi ke urutan terendah:
Operator
Keterangan
* atau / atau %
Tingkat Operator Sama (tertinggi), Penggunaan bergantung pada posisinya, urutan sebelah kiri didahulukan kemudian sebelah kanan.
+ atau -
Tingkat Operator Sama (terendah), Penggunaan bergantung pada posisinya, urutan sebelah kiri didahulukan kemudian sebelah kanan.
Contoh:
X= 8 + 4 * 2 / 4

//Langkah perhitungan C++
X = 8 + 4 * 2 / 4
X = 8 + 8 / 4
X = 8 + 2
X = 10

2.      Operator Relasi
     Digunakan untuk mewakili sebuah nilai logika (Boolean), dari suatu persamaan atau nilai yang dibandingkan sehingga dapat memutuskan sebuah masalah yang mempunyai dua atau lebih.
                          SIMBOL
FUNGSI
==
Sama dengan
> 
Lebih  dari
< 
Kuran dari
!=
Tidak sama dengan
>=
Lebih dari sama dengan
<=
Kurang dari sama dengan
Contoh:
//operator relasi
#include<iostream>
using namespace std;

int main()
{
float a,b,c,d,e,f,x,y;
cout<<"Masukkan nilai X=";
cin>>x;
cout<<"Masukkan nilai Y=";
cin>>y;
a=x==y;
b=x!=y;
c=x>y;
cout<<endl;
cout<<"Hasil dari"<<x<<"=="<<y<<"\t="<<a<<endl;
cout<<"Hasil dari"<<x<<"!="<<y<<"\t="<<b<<endl;
cout<<"Hasil dari"<<x<<">"<<y<<"\t="<<c<<endl;
return 0;
}


3.      Operator Logika
Digunakan dalam proses operand secara logis.
OPERATOR
KETERANGAN
&&
Operator Logika AND
| |
Operator Logika OR
!
Operator Logika NOT

Contoh:
//operator logika and
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
float a,b,c,d,e,f,g,h;
cout<<"Masukkan Nilai A=";cin>>a;
cout<<"Masukkan Nilai B=";cin>>b;
cout<<"Masukkan Nilai C=";cin>>c;
//proses
d=a+4<10;
e=b>a+5;
f=c-3>=4;
g=d&&e&&f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Program Ekspresi AND"<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari d=a+4<10 adalah"<<d<<endl;
cout<<"Hasil dari e=b>a+5 adalah"<<e<<endl;
cout<<"Hasil dari f=c-3>=4 adalah"<<f<<endl;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari g=d&&e&&f adalah"<<g<<endl;
return 0;
}

4.      Operator Bitwise
Operator bitwise adalah operasi matematika yang mengoprasikan suatu nilai dalam bilangan biner. Operator bitwise akan bekerja dengan mengubah bilangan bulat menjadi bilangan biner, setelah itu akan melakukan operasi berdasarkan operator bitwise yang digunakan. Dan pada akhirnya nilai tersebut akan diubah menjadi bilangan bulat kembali.
OPERATOR
KETERANGAN
&
AND
|
OR
^
XOR
~
NOT
<< 
Shift Left
>> 
Shift Right

Contoh:
//contoh bitwise
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
int x;
cout<<"Masukkan Nilai X =";cin>>x;
x=x<<1;//operator bitwise left
cout<<"Hasil dari Geser 1 Bit ke kiri="<<x<<endl;
return 0;
}

Contoh Operator Bitwise Left :


#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int x;
cout << "Masukkan Nilai X = "; cin >> x;
x = x<<1; //operator bitwise left
cout << "Hasil dari Geser 1 Bit ke kiri = " << x << endl;
return 0;
}

Contoh Operator Bitwise Right

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int x ;
cout<<" Masukan nilai X =" ;
cin>> x ;
x=x<<1; //operator bitwise right
cout<<"Hasil dari geser 1 bit ke kiri="<< x << endl;
return 0;
}

Contoh Operator Bitwise AND

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b,c ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B=";  cin>>b;
cout<<" Masukan nilai C=";  cin>>c;
cout<<endl<<endl ;
a=b&c ;
cout<<"Hasil dari "<<b<<"&"<<c<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}


  Contoh Operator Bitwise OR
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b,c ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B=";  cin>>b;
cout<<" Masukan nilai C=";  cin>>c;
cout<<endl<<endl ;
a=b|c ;
cout<<"Hasil dari "<<b<<"|"<<c<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}


  
    Contoh Operator NOT
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai B=";  cin>>b;
cout<<endl<<endl ;
a=~b ;
cout<<"Hasil dari ~"<<b<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}

5.      Operator Increement dan Decrement
Operator Increment dan Decrement adalah penyebutan untuk operasi sepert $a++, dan $a–. Jika anda telah mempelajari bahasa pemograman lain, operasi increment dan decrement ini sering digunakan dalam perulangan (looping).
Increment digunakan untuk menambah variabel sebanyak 1 angka, sedangkan decrement digunakan untuk mengurangi variabel sebanyak 1 angka. Penulisannya menggunakan tanda tambah 2 kali untuk increment, dan tanda kurang 2 kali untuk decrement.
Contoh:
//contoh increment dan decrement
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b;
cout<<"Masukkan bilangan 1=";cin>>a;
cout<<"Bilangan yang dimasukkan adalah"<<a<<endl;
a=a++;
cout<<"Nilai bilangan setelah proses a++ adalah"<<a<<endl;
cout<<"Nilai bilangan setelah proses a++ adalah"<<a++<<endl;
cout<<"Nilai bilangan setelah proses ++a adalah"<<++a<<endl;
cout<<endl;
cout<<"Masukkan bilangan 2=";cin>>b;
cout<<"Bilangan yang dimasukkan adalah"<<b<<endl;
cout<<"Nilai bilangan setelah proses b-- adalah"<<b--<<endl;
cout<<"Nilai bilangan setelah proses b-- adalah"<<b--<<endl;
cout<<"Nilai bilangan setelah proses --b adalah"<<--b<<endl;
return 0;
}


Daftar Pustaka
Raharjo, B. (2004). mengungkap rahasia pemrograman c++informatika. Retrieved from Raharjo,Budi.2004 mengungkap rahasia pemrograman c++ informatika,Bandung





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

     Mari kita Mempelajari    Algoritma Dan Pemograman Tentang OPERAND  DAN OPERATOR OPERAND     Operand adalah sebuah objek...