Mari
kita Mempelajari
Algoritma Dan Pemograman
Tentang
OPERAND DAN
OPERATOR
OPERAND
Operand adalah sebuah
objek yang ada pada operasi matematika yang dapat digunakan untuk melakukan
operasi. Operand atau operator dalam bahasa C berbentuk simbol bukan berbentuk
keyword atau kata yang biasa ada di bahasa pemrograman lain. Simbol yang
digunakan bukan karakter yang ada dalam abjad tapi ada pada keyboard kita
seperti+ =,<,>,* dan suatu variabel (
angka atau karakter ) yang akan dioperasikan/diproses oleh operator untuk
mengetahui hasil.
JENIS-JENIS OPERAND
Instruksi mesin melakukan operasi terhadap data. Pada
umumnya data dikategorikan ke dalam angka, karakter dan data logika sebagai
berikut:
a.
Angka
Semua operasi pada internal
komputer berupa data biner, namun user berinteraksi dengan bilangan
desimal. Bilangan desimal direpresentasikan dalam 4 bit kode biner Umunya terdapat tiga tipe data angka :
1. Binary
integer
2. Binary
floating point
3. Desimal
Semua
operasi pada internal komputer berupa data biner, namun user berinteraksi
dengan bilangan desimal. Maka perlu dilakukan konversi dari desimal ke bilangan
biner pada input dan konversi dari biner ke desmimal pada output. Bilangan
desimal direpresentasikan dalam 4 bit kode biner maka 0=0000,
1=0001,...,8=1000, 9=1001. Sedangkan untuk desimal 246 = 0000 0010 0100 0110.
Untuk bilangan negatif direpresentasikan dengan 4 bit yang diletakkan pada awal
atau akhir string. Standar tanda yang digunakan adalah 1100 untuk bilangan
positif dan 1101 untuk tanda bilangan negatif.
b.
Karakter
Umumnya bentuk data adalah teks atau kumpulan karakter, Sedangkan
sistem komputer didesain untuk data biner. Maka sejumlah kode dalam urutan bit
perlu di tentukan untuk merepresentasikan sebuah karakter.
c.
Data
Logika
Pada umumnya setiap word atau yang lain merupakan satu unit
data yang masing masing unit data memiliki nilai 0 atau 1. Ketika dipandang
dengan cara ini, maka data tersebut dianggap sebagai data logika. Data logika
hanya bernilai true “1” atau false “0”.
OPERATOR
Operator adalah symbol-symbol khusus yang digunakan untuk
mengoprasikan suatu nilai data (operand).
Contoh Operator adalah:
-
Tanda
Tambah (+)
-
Tanda
Kurang (-)
-
Tanda
Kali (*)
-
Tanda
Bagi (:)
Jenis
Operator Berdasarkan Jumlah Operand:
Berdasarkan jumlah operand, operator dapat
dibedakan menjadi 3, yaitu :
1. Operator Unary
Adalah
operator yang hanya memiliki 1 operand.
Contoh
:
+ à
membuat nilai positif : +7
- à membuat nilai negatif : -7
- à membuat nilai negatif : -7
2. Operator Binary
Adalah
operator yang memiliki 2 operand. Operator jenis ini adalah yang paling banyak
digunakan.
Contoh :
5 × 2 atau 10/3 atau 8 – 4
atau 1 + 7
3. Operator Ternary
Adalah operator yang memiliki 3 operand, yaitu operator
kondisi “ ?” dan “ : “.
Contoh
:(
6 x 1 ) + 2n=(n%2==0)?n/2:3*n+1; à
if(n%2==0){n=n/2;}else{n=3*n+1;}
Beberapa operator yang umum
disediakan oleh bangsa pemrograman QBasic adalah:
1. Operator
Aritmatika
Digunaka untuk
mengoperasikan data-data numeric seperti penjumlahan, perkalian, pembagian, dan
sebagainya.
SIMBOL
|
FUNGSI
|
˄
|
Pemangkatan
|
*
|
Perkalian
|
/
|
Pembagian
|
\
|
Pembagian integer
|
%
|
Sisa pembagian (modulus)
|
+
|
Penjumlahan
|
-
|
Pengurangan
|
Contoh:
//praktikum untuk operasi aritmatika:+,-,*,/
#include<iostream>
using namespace std;
int main()//fungsi
{
int bilg1, bilg2, hasiljumlah,
hasilkurang;
cout<<"Masukkan bilangan
1=";
cin>>bilg1;
cout<<"Masukkan bilangan
2=";
cin>>bilg2;
hasiljumlah=bilg1+bilg2;
hasilkurang=bilg1-bilg2;
cout<<"Hasil
dari"<<bilg1<<"+"<<bilg2<<"="<<hasiljumlah<<"\n";
cout<<"Hasil
dari"<<bilg1<<"-"<<bilg2<<"-"<<hasilkurang<<endl;
return 0;
}
|
1. Hirarki
Perhitungan
Hirarki
operator aritmatika adalah operator yang perpangkatan dan tanda kurung dengan
lambang operator.
Berikut
ini urutan/hirarki operator aritmatika dari urutan tertinggi ke urutan
terendah:
Operator
|
Keterangan
|
* atau / atau
%
|
Tingkat Operator Sama (tertinggi),
Penggunaan bergantung pada posisinya, urutan sebelah kiri didahulukan
kemudian sebelah kanan.
|
+ atau -
|
Tingkat Operator Sama (terendah),
Penggunaan bergantung pada posisinya, urutan sebelah kiri didahulukan
kemudian sebelah kanan.
|
Contoh:
X= 8 + 4 * 2 / 4
//Langkah perhitungan C++
X = 8 + 4 * 2 / 4
X = 8 + 8 / 4
X = 8 + 2
X = 10
//Langkah perhitungan C++
X = 8 + 4 * 2 / 4
X = 8 + 8 / 4
X = 8 + 2
X = 10
2.
Operator Relasi
Digunakan untuk
mewakili sebuah nilai logika (Boolean), dari suatu persamaan atau nilai yang
dibandingkan sehingga dapat memutuskan sebuah masalah yang mempunyai dua atau
lebih.
SIMBOL
|
FUNGSI
|
==
|
Sama dengan
|
>
|
Lebih dari
|
<
|
Kuran dari
|
!=
|
Tidak sama dengan
|
>=
|
Lebih dari sama dengan
|
<=
|
Kurang dari sama dengan
|
Contoh:
//operator relasi
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
float a,b,c,d,e,f,x,y;
cout<<"Masukkan nilai
X=";
cin>>x;
cout<<"Masukkan nilai
Y=";
cin>>y;
a=x==y;
b=x!=y;
c=x>y;
cout<<endl;
cout<<"Hasil
dari"<<x<<"=="<<y<<"\t="<<a<<endl;
cout<<"Hasil
dari"<<x<<"!="<<y<<"\t="<<b<<endl;
cout<<"Hasil
dari"<<x<<">"<<y<<"\t="<<c<<endl;
return 0;
}
|
3. Operator
Logika
Digunakan dalam proses operand
secara logis.
OPERATOR
|
KETERANGAN
|
&&
|
Operator Logika AND
|
| |
|
Operator Logika OR
|
!
|
Operator Logika NOT
|
Contoh:
//operator logika and
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
float a,b,c,d,e,f,g,h;
cout<<"Masukkan Nilai
A=";cin>>a;
cout<<"Masukkan Nilai
B=";cin>>b;
cout<<"Masukkan Nilai
C=";cin>>c;
//proses
d=a+4<10;
e=b>a+5;
f=c-3>=4;
g=d&&e&&f;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Program Ekspresi
AND"<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari
d=a+4<10 adalah"<<d<<endl;
cout<<"Hasil dari
e=b>a+5 adalah"<<e<<endl;
cout<<"Hasil dari
f=c-3>=4 adalah"<<f<<endl;
cout<<endl<<endl;
cout<<"Hasil dari
g=d&&e&&f adalah"<<g<<endl;
return 0;
}
|
4. Operator
Bitwise
Operator
bitwise adalah operasi matematika yang mengoprasikan suatu nilai dalam bilangan
biner. Operator bitwise akan bekerja dengan mengubah bilangan bulat menjadi
bilangan biner, setelah itu akan melakukan operasi berdasarkan operator bitwise
yang digunakan. Dan pada akhirnya nilai tersebut akan diubah menjadi bilangan
bulat kembali.
OPERATOR
|
KETERANGAN
|
&
|
AND
|
|
|
OR
|
^
|
XOR
|
~
|
NOT
|
<<
|
Shift Left
|
>>
|
Shift Right
|
Contoh:
//contoh bitwise
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
int x;
cout<<"Masukkan Nilai X
=";cin>>x;
x=x<<1;//operator bitwise left
cout<<"Hasil dari Geser 1
Bit ke kiri="<<x<<endl;
return 0;
}
|
Contoh Operator Bitwise Left :
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int x;
cout << "Masukkan Nilai X =
"; cin >> x;
x = x<<1; //operator bitwise left
cout << "Hasil dari Geser 1
Bit ke kiri = " << x << endl;
return 0;
}
|
Contoh Operator Bitwise Right
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int x ;
cout<<" Masukan nilai X
=" ;
cin>> x ;
x=x<<1; //operator bitwise right
cout<<"Hasil dari geser 1 bit
ke kiri="<< x << endl;
return 0;
}
|
Contoh
Operator Bitwise AND
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b,c ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai
B="; cin>>b;
cout<<" Masukan nilai
C="; cin>>c;
cout<<endl<<endl ;
a=b&c ;
cout<<"Hasil dari
"<<b<<"&"<<c<<"="<<a<<endl
;
return 0;
}
|
Contoh Operator Bitwise OR
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b,c ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai
B="; cin>>b;
cout<<" Masukan nilai
C="; cin>>c;
cout<<endl<<endl ;
a=b|c ;
cout<<"Hasil dari
"<<b<<"|"<<c<<"="<<a<<endl
;
return 0;
}
|
Contoh Operator NOT
#include <iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b ;
//input dalam desimal
cout<<" Masukan nilai
B="; cin>>b;
cout<<endl<<endl ;
a=~b ;
cout<<"Hasil dari
~"<<b<<"="<<a<<endl ;
return 0;
}
|
5. Operator
Increement dan Decrement
Operator Increment dan Decrement
adalah penyebutan untuk operasi sepert $a++, dan $a–. Jika anda
telah mempelajari bahasa pemograman lain, operasi increment dan decrement
ini sering digunakan dalam perulangan (looping).
Increment digunakan untuk menambah
variabel sebanyak 1 angka, sedangkan decrement digunakan untuk mengurangi
variabel sebanyak 1 angka. Penulisannya menggunakan tanda tambah 2 kali
untuk increment, dan tanda kurang 2 kali untuk decrement.
Contoh:
//contoh increment dan decrement
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
int a,b;
cout<<"Masukkan bilangan
1=";cin>>a;
cout<<"Bilangan yang
dimasukkan adalah"<<a<<endl;
a=a++;
cout<<"Nilai bilangan
setelah proses a++ adalah"<<a<<endl;
cout<<"Nilai bilangan
setelah proses a++ adalah"<<a++<<endl;
cout<<"Nilai bilangan
setelah proses ++a adalah"<<++a<<endl;
cout<<endl;
cout<<"Masukkan bilangan
2=";cin>>b;
cout<<"Bilangan yang
dimasukkan adalah"<<b<<endl;
cout<<"Nilai bilangan
setelah proses b-- adalah"<<b--<<endl;
cout<<"Nilai bilangan
setelah proses b-- adalah"<<b--<<endl;
cout<<"Nilai bilangan
setelah proses --b adalah"<<--b<<endl;
return 0;
}
|
Daftar Pustaka
Raharjo, B. (2004). mengungkap rahasia pemrograman
c++informatika. Retrieved from Raharjo,Budi.2004 mengungkap rahasia
pemrograman c++ informatika,Bandung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar